Menyusuri Sejarah Suku Lampung Cikoneng yang Menetap di Provinsi Banten
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Tak hanya tinggal di Provinsi Lampung, ada suku Lampung yang sudah ratusan tahun bermukim di Pulau Jawa, yaitu suku Lampung Cikoneng.
Lampung Cikoneng adalah sebuah kelompok etnis yang merupakan sub-suku Lampung dan tinggal di Desa Cikoneng yang terletak di pantai barat Banten. Nenek moyang mereka berasal dari daerah Kalianda, Lampung.
Secara historis, Lampung dan Banten memiliki kedekatan khusus pada masa Kesultanan Banten. Dan secara geografis letak Banten dengan Lampung hanya terhubung oleh Selat Sunda.
Dilansir dari Wikipedia, masyarakat Lampung Cikoneng termasuk kedalam Ulun Peminggir yang wilayahnya terletak di pesisir.
Keberadaan Suka Lampung Cikoneng punya sejarah Panjang dan sudah bermukin secara turun temurun di Kecamatan Anyar.
Di tugu perbatasan antara Desa Cikoneng dan Desa Anyar, terdapat Siger, yaitu lambang yang menandakan keberadaan orang-orang Lampung.
Pada siger itu terdapat tulisan ‘Lampung Sai’ yang menurut keterangan Kepala Desa Cikoneng Nurwahdini adalah sebuah nama yang mengikat dan mempersatukan seluruh suku Lampung yang ada di Cikoneng.
Di gerbang masuk Desa Cikoneng pun ada lambang Siger dan juga di setiap rumah-rumah warga di sana. Saat memasuki Cikoneng, karakteristik Lampung melekat di sana, mulai dari bahasa hingga adat istiadatnya.
Suasana Lampung semakin terasa saat mendengar percakapan mereka, dalam kesehariannya, masyarakat di Desa Cikoneng khususnya di empat kampung yakni, Cikoneng, Tegal, Bojong, dan Salatuhur yang menggunakan bahasa Lampung.
Menurut cerita, mereka bermukim sejak zaman kesultanan Banten. Persahabatan Lampung-Banten memang sudah terjalin berabad-abad lalu.
Lampung Cikoneng
Banten
Anyar
suku Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
