Menderita Kusta, Dua Warga Lampura Butuh Perhatian
M. Riski Andresa
Lampung utara
RILISID, Lampung utara — Hidup sebatang kara dan menderita penyakit kusta, dialami Udin (37) warga Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara (Lampura).
Dalam kesendiriannya, ia harus menahan rasa sakit dari penyakit kusta yang cukup berbahaya dan menular sejak beberapa tahun yang lalu.
Camat Sungkai Utara Antoni Efendi membenarkan, ada warganya yang terkena penyakit kusta. Untuk mengobati Udin, sedikit terkendala karena tidak adanya kartu Identitas.
Sedangkan untuk melakukan perekaman, tidak mungkin karena penyakit yang di derita tersebut bisa menular.
"Udin tidak memiliki BPJS, namun Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat sudah berupaya melakukan pengobatan dan terus berjalan," kata Camat, Selasa (28/2/2023).
Camat menambahka, Pemerintah Kecamatan baru mengetahui ada warga yang terkena kusta, saat melakukan penetapan penerimaan bantuan langsung tunai atau BLT tahun 2023.
Saat itu, pihaknya melakukan klarifikasi terhadap keluarga miskin extrem atau memiliki penyakit menular. Setelah itu, turun meninjau secara langsung dan dapat tanggapan positif dari Dinas terkait.
"Kami kesana melihat kondisinya memang lagi kumat-kumatnya. Kakinya itu ibarat pohon getahnya itu lagi pada keluar," imbuhnya.
Terpisah, Mamad (48) warga Kecamatan Blambangan Pagar juga terkena penyakit kusta. Akan tetapi kondisinya sudah mulai membaik dan sempat di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi.
Kusta
penyakit menular
lepra
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
