Masyarakat Larut Ikuti Tarian Maina

Tio Pirnando

Tio Pirnando

Jakarta

4 Maret 2018 07:29 WIB
Ragam | Rilis ID
Tari Maina diikuti masyarakat di CFD. FOTO: RILID.ID/Tio Pirnando.
Rilis ID
Tari Maina diikuti masyarakat di CFD. FOTO: RILID.ID/Tio Pirnando.

RILISID, Jakarta — Tari Maina persembahan awal pembukaan dalam acara Pagelaran Seni, Budaya dan Kuliner (PSBK) Nias 2018 yang digelar Pemuda Peduli Nias (PPN) yang berdomisili di Jakarta, Bogor Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek) 

Acara ini digelar di Car Free Day (CFD) depan Menara BCA Sudirman, Jakarta, Minggu (4/3/2018)

"Tari Maina sendiri awalnya dimainkan oleh wanita saja, namun seiring perkembangan zaman, tarian tersebut sudah menjadi tarian massal," kata Sekretaris Panitia PSBK, Waoli Lase, ketika berbincang dengan rilis.id di lokasi acara, Minggu (4/3).

Dalam pengamatan rilis.id, masyarakat lain yang melakukan aktifitas di CFD antusias mengikuti Tari Maina. Pasalnya gerakan Tari Maina sangat mudah yakni menggerakkan kaki dua kali ke depan dan ke belakang.

Diketahui, pada Minggu (4/3/2018) ada pagelaran acara seni, budaya dan kuliner disuguhkan sekelompok pemuda di depan Menara BCA Sudirman. Ya, para pemuda ini berasal dari Nias. Mereka tergabung dalam Pemuda Peduli Nias (PPN) yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Saat ditemui di lokasi, Ketua Panitia Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner (PSBK) Kepulauan Nias 2018, Evan Zabua, mengatakan, acara ini digelar untuk mempromosikan Kepulauan Nias. 

Menurutnya, bagi yang belum pernah datang ke Pulau Nias, bisa melihat-lihat dulu bagaimana kekayaan Nusantara yang dimiliki oleh pulau yang berstatus pulau terluar, terdepan dan tertinggal (3T) tersebut.

“Kita kan tahu bahkan seluruh dunia mengetahui atraksi lompat batu atau dalam bahasa Nias hombo batu ditemukan satu-satunya, ya, hanya di Pulau Nias. Begitu juga dengan ombak besar di Pantai Sorake dan Lagundri telah mendatangkan ribuan wisatawan untuk berselancar. Bahkan, pada 2018 ini akan ada lomba surfing internasional serta Festival Ya’ahowu Nias yang masuk dalam agenda pariwisata Kementerian Pariwisata. Jadi, pariwisata di Pulau Nias harus terus diperkenalkan kepada dunia, itu tujuan dari acara ini,” kata Evan.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya