Mahasiswa KKN Unila Dirikan Pos Kesehatan Gratis bagi Warga Kampung Aji Murni Jaya
lampung@rilis.id
Tulangbawang
RILISID, Tulangbawang — Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tulang Bawang, membantu meningkatkan kualitas kesehatan pada lansia melalui Posyandu Lansia dan Pos Kesehatan gratis di Kampung Aji Murni Jaya, Kecamatan Gedung Aji.
Ketua Kelompok KKN Unila Kampung Aji Murni Farhan Juliansyah mengatakan, kegiatan pelayanan kesehatan untuk Posyandu lansia dan pos kesehatan gratis dimulai sejak Kamis (18/1/2024).
“Kami melibatkan peran serta aktif masyarakat melalui kader kesehatan untuk meningkatkan status kesehatan khususnya kelompok lansia,” ucapnya, Rabu (24/1/2024) kepada Rilis.id Lampung.
Menurut mahasiswa Ilmu Pemerintahan (FSIP) angkatan 2020 ini, Posyandu lansia ini dapat berperan penting untuk menjaga kualitas hidup Lansia di masyarakat.
“Posyandu lansia merupakan unit pelayanan kesehatan terkecil yang paling dekat bagi keseharian warga, tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup para orang tua yang lebih rentan terhadap penyakit,” jelasanya.
Kegiatan tersebut untuk pertama kali dilakukan di Balai Kampung Aji Murni Jaya, Kamis (18/1/2024) lalu mulai pukul 10.00-12.00 WIB.
Bagi lansia yang belum mendapatkan atau belum sempat memeriksakan di tanggal tersebut bisa datang langsung ke posko kapan saja.
Sementara itu, Progja Posyandu Lansia Maharani Kusuma Habsari mengatakan, kesehatan merupakan salah satu program kerja KKN yang utama di Kampung Aji Murni Jaya.
“Salah satu program kegiatan yang sudah terlaksana adalah mengadakan posyandu lansia dan juga membuka pos kesehatan secara gratis,” ucap Mahasiswi Jurusan Pendidikan Kedokteran angkatan 2021
Ia juga menjelaskan, pada pos kesehatan ini, mahasiswa melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, cek tensi, dan pengecekan gula darah gratis.
KKN Unila 2024
Dirikan Pos Kesehatan Gratis
Warga
Kampung Aji Murni Jaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
