Indonesia Healthcare Forum Umumkan 10 Besar Nominasi IndoHCF Innovation Awards III 2019
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
Sedangkan untuk kategori Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada sub kategori Program UMKM antara lain Gebrakan Pagi Berseri Jawa Timur, Kader Kesehatan 211 (2 orang 1 program untuk 1 RT/Dusun) Menuju Rejang Lebong Sehat 2021 Bengkulu, Kampung CERDIK (Masyarakat Mandiri hidup Sehat) Sulawesi Selatan, Kelas Remaja Sulawesi Selatan, dan Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum (PEPES IKAN PATIN) Kalimantan Timur.
Kemudian Meningkatkan Cakupan Asi Esklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Tebet Barat Tahun 2018 DKI JAKARTA, Gerakan Rumah Bebas Asap Rokok DI YOGYAKARTA, Gandeng Budaya NGANGGUNG Sukseskan Pelaksanaan GERMAS di Kabupaten Bangka KEPULAUAN BANGKA BELITUNG, Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Berbasis Kemitraan Di Kota Balikpapan Tahun 2017-2018 KALIMANTAN TIMUR, dan Mobil Imun Goes To RT KALIMANTAN TIMUR.
Pada sub kategori video promosi yaitu Gerakan Seni Penyuluhan Sulawesi Selatan, IVA CSW (Club Sayang Wanita) Jawa Timur, RSCM Mengajak Masyarakat Untuk Mendukung GERMAS DKI Jakarta, Senam Peregangan "Hand Hygiene" di Tempat Kerja Jawa Timur, dan Tips Santap Sehat Menu Lebaran Di Yogyakarta.
Kemudian WARAS TV : SEPUTAR JIWO ROGO Jawa Tengah, Layanan Informasi Kesehatan Inklusif Mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Bagi Penyandang Disabil Jawa Barat, 3S Tokoh GERMAS RS Sumber Waras (3 Aksi 1 Misi Kawal Safety Masyarakat RS Sumber Waras) Jawa Barat, Inovasi Menu Isi Piringku untuk Ibu Hamil dengan Bahan Pangan Lokal Nusa Tenggara Timur, dan Padus GERMAS Sayang Kalimantan Barat
Adapun nominasi pada kategori Kreasi Alat Kesehatan yaitu Æ”-Allergen dan Æ”-Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia DI Yogyakarta, cekmata.com DKI Jakarta, Gama VAC (Vacuum Assisted Closure) DI Yogyakarta, Mirror Stand (MirS) DKI Jakarta, dan Penggunaan Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service di RSU DKI Jakarta.
Lalu ada IHASCO (Impaired Hearing Augmented Speech Recognition) Jawa Timur, DISPOTUBE (Inovasi Tabung Kontainer Sampah Tajam Medis Ramah Lingkungan : Reduce, Reuse, & Low Cost) Bali, Fall Detection Jacket (Sistem Deteksi Kejatuhan dan Pemantauan Pasien Lansia) Lampung, ALGIST (Alarm Gas Medis Digital) DI Yogyakarta, dan Meja Pain Intervensi DI Yogyakarta.
Sementara itu, 10 besar nominasi kategori ICT bidang kesehatan yaitu APLIKASI HALLODHA & GO-ARV - Penanggulangan HIV/AIDS Melalui Peningkatan Kepatuhan Minum Obat ANTI DKI Jakarta, e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) DKI Jakarta, dan ALL IN ONE! SIPALIN CERIA KOESMA PLUS meningkatkan Kepuasan Masyarakat Jawa Timur.
Kemudian Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu di Kota Semarang Jawa Tengah, PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Antrian Kota Semarang) Jawa Tengah, SI AWAK CAGEUR Banten, LIS Cerebro (Laboratory Information System versi Cerebro) Jawa Timur, Sistim Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi DKI Jakarta, SIAP TARIK Jawa Timur, dan Monitoring Terpadu Terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Kecamatan Tebet dengan Emoticon DKI Jakarta.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lanjut Supriyantoro, IndoHCF Innovation Awards III-2019 kali ini menggandeng HaloDoC untuk sub-kategori e-Health, di mana finalis sub-kategori ini memiliki kesempatan untuk mempresentasikan karya inovasinya langsung kepada investor dari HaloDoc. Selain itu, kali ini finalis 5 besar dari kategori Inovasi Alat Kesehatan dan ICT Bidang Kesehatan akan mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam expo inovasi inovasi kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI pada 7 – 9 November 2019.
Adapun dewan juri yang akan terlibat dalam IndoHCF Innovation Awards III-2019 datang dari instansi dan asosiasi kesehatan antara lain: Kementerian Kesehatan RI, Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Indonesia (PKGDI), Perkumpulan Promotor & Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC), Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI), Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
