Gelar Sarasehan dengan Media Massa, Unila Banjir Kritik
Sulaiman
Bandarlampung
Sehingga Unila dapat memberikan masukan terhadap proses pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Selain itu, dirinya juga berpesan perihal gedung-gedung mangkrak di depan Unila tersebut, jangan dibiarkan begitu saja, karena tidak elok melihatnya.
Dirinya sepakat apabila Unila saat ini adalah kampus kelas dunia, tetapi bagaimana harus menambahkan fasilitas rumah sakit pendidikan.
Awal pembangunan di era Prof Sugeng, pihaknya pernah berpesan agar rumah sakit pendidikan ini harus selesai. Kemudian ke Prof Mat Akin, Prof Aom, dan sekarang Prof Lusi harus menyelesaikan.
"Sehingga bisa jadi suatu yang membanggakan bila ada rumah sakit pendidikan, jadi lengkaplah, dengan laboratorium rumah sakit," ujarnya.
Selain itu, tempat parkir yang semakin sulit menjadi salah satu kritikan dalam forum tersebut.
"Saya rasa Prof Lusi bisa menjadi yang pertama memindahkan kampus Unila ke lahan Kota Baru yang lebih luas," tandasnya.
Menanggapi kritikan tersebut, Rektor Unila Prof Lusi mengatakan, pihaknya memastikan ke depan peran humas akan lebih baik lagi.
Kemudian perihal Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), saat ini gedung UKM lama sudah tidak representatif lagi. Sehingga pihaknya sudah membangun gedung tiga lantai yang diperuntukan bagi sekretariat UKM di Unila.
"Jadi dalam waktu dekat akan ada perpindahan ke gedung baru, agar mahasiswa bisa terus berkreasi dan berinteraksi antara satu dengan yang lainnya," kata dia. (*)
Sarasehan Unila
Banjir Kritikan
Media Massa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
