Gelar PkM, Prodi S2 Ketahanan Pangan Polinela Latih Masyarakat Membuat Kompos dan Pertanian Terpadu
Tampan Fernando
Bandarlampung
Jeni tanaman pangan yang diusahakan adalah jagung, kacang hijau, cabai. Sementara ternak yang diusahakan adalah ayam kampung, kambing, dan sapi.
Meskipun telah menerapkan system pertanian terpadu (integrated farming) namun petani masih belum mengetahui cara pembuatan kompos dengan teknik yang benar.
Sehingga kotoran hewan maupun dari sisa tanaman dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman.
Demikian juga keterampilan dan teknologi untuk mengelola limbah tanaman yang dihasilkan agar dapat dijadikan sumber pakan bagi ternak belum dimiliki oleh petani.
Demonstrasi pembuatan kompos diakhiri dengan penutupan kompos dengan terpal untuk didiamkan dan mulai diamati pada minggu ke-2 setelah proses pemeraman.
Tim pelaksana kegiatan PkM ini adalah dosen (Dr. Irmayani Noer, S.P., M.Si., Dr. drh. Dwi Desmiyeni Putri, M.Si., Dr. Chandra Utami Wirawati, S.Tp., M.Si., Dr. Henry Kurniawan, S.Si., M.Stat., Dr. Anita Kusuma Dewi, S.E., Mcom. Acc.).
Kemudian mahasiswa penerima beasiswa bebas SPP pada Program Studi S2 Ketahanan Pangan (Anggita Oktafiani, Syahdilla Anggiva, April Lia Sahida, Nia Cahyati, Komang Tri Astiti Sari). (*)
Program Studi S2 Ketahanan Pangan
Politeknik Negeri Lampung
pertanian terpadu
Pengabdian kepada Masyarakat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
