Diskes Lampura Akui, Puluhan Warganya Terkena Kusta

M. Riski Andresa

M. Riski Andresa

Lampung utara

2 Maret 2023 18:56 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Salah seorang warga di Lampura yang terkena penyakit kusta. Foto : Riski
Rilis ID
Salah seorang warga di Lampura yang terkena penyakit kusta. Foto : Riski

RILISID, Lampung utara — Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, puluhan warga di Lampung Utara (Lampura) terserang penyakit kusta.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lampura, dr. Maya Natalia Manan mengatakan, sejak tahun 2021 hingga Maret 2023, tercatat ada 23 orang yang terserang kusta.

”Itu jumlah akumulasi total sejak 2021 lalu hingga saat ini. Ada penurunan jumlah kasus kusta setiap tahun, yaitu tahun 2021 tercatat 10 kasus, tahun 2022 ada 9 kasus, dan untuk tahun 2023 baru tercatat 4 kasus, ” kata Maya Manan, Kamis (2/3/2023).

Kadiskes menjelaskan, penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprae ini, bisa ditularkan melalui kontak kulit yang lama dan erat dengan pengidapnya. Di samping itu, kusta juga bisa ditularkan lewat udara.

"Penderita kusta yang tidak diobati, cara penularan langsung melalui pernafasan, kontak langsung yang lama dan erat dengan penderita. Masa inkubasi pada umumnya 2-5 tahun setelah terpapar, " imbuhnya.

Maya menambahkan, penyakit kusta diklasifikasi dalam dua bagian, yakni pause basiler (PB) dan dan multi basiler (MB). Untuk penanganan kusta, pengobatan menggunakan obat program MDT utk type MB 12 bulan, dan Type PB selama 6 bulan. Kemudian perawatan luka untuk mencegah kecacatan.

"Pencegahannya adalah sanitasi yang baik, pencahayaan rumah yang cukup supaya tidak lembab, " kata dia.

Maya Manan mengharapkan, masyarakat wajib mengenali gejala kusta agar penanganannya bisa segera dilakukan. Adapun gejala kusta, di antaranya kulit terdapat bercak putih atau merah, kulit tidak gatal namun terasa sakit.

"Penyakit ini membutuhkan pengobatan yang khusus dan wajib teratur dikonsumsi. Memang butuh sosialisasi lebih gencar lagi, agar masyarakat mengerti gejala yang dialami penderita sedini mungkin,” ujar Maya.

Bagi warga yang mengalami gejala kusta, Kadiskes menyarankan segera berobat dan biaya ditanggung pemerintah. Karena jika terlambat ditangani, bisa berakibat fatal.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Diskes Lampura

puluhan warga

terkena Kusta

penyakit menular

lepra

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya