Banyak Pemudik Beralih ke Kapal Laut karena Tiket Pesawat Mahal

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

3 Juni 2019 21:00 WIB
Ragam | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Jakarta — Harga tiket pesawat yang dinilai mahal membuat sejumlah masyarakat beralih menggunakan kapal sebagai moda transportasi untuk perjalanan mudik Lebaran 2019.

Salah satunya Andi Nuraida, pemudik yang ditemui di dalam Kapal Ciremai di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (3/6/2019) siang.

Andi yang pada tahun sebelumnya menggunakan pesawat untuk mudik, harus pasrah menghabiskan waktu selama dua hari termasuk merayakan Lebaran Idulfitri 1440 Hijriah di atas kapal sebelum tiba di kampung halamannya di Makassar.

“Maunya pesawat biar cepat tapi ya mau bagaimana. Sekarang pesawat mahal, bagasi juga mahal, barang kan banyak enggak cukup kalau cuma tujuh kilo,” kata Andi.

Menurut Andi, ia harus mengeluarkan uang Rp1,8 juta jika menggunakan pesawat per orang. Sedangkan menggunakan kapal, ia hanya membayar Rp2,4 juta untuk lima orang.

Senada dengan Andi, pemudik lain tujuan Jayapura, Kristina, nuga mengeluhkan harga tiket pesawat yang tidak kunjung turun.

“Katanya semua penerbangan sudah diturunkan tapi secara harga tetap melonjak,” ujar Kristina yang mudik bersama satu orang anaknya.

Dibandingkan harus merogoh kocek Rp5 juta - Rp6 juta untuk satu orang, Kristina lebih memilih mengeluarkan uang Rp1,2 juta meski harus menghabiskan waktu enam hari di atas kapal.

Peralihan moda transportasi tersebut berimbas pada jumlah penumpang yang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Berdasarkan data dari otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, jumlah penumpang hingga H-2 sore sebanyak 40.507 meningkat drastis dari 2018 yaitu 23.706 penumpang.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya