Alhamdulillah, Indonesia Akan Miliki Museum Sejarah Nabi Muhammad

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

31 Juli 2019 11:00 WIB
Ragam | Rilis ID
Foto: Pixabay
Rilis ID
Foto: Pixabay

RILISID, Jakarta — Yayasan Museum As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy dari Arab akan membangun museum  perjalanan dan sejarah Rasulullah SAW di Indonesia sebagai bentuk penguatan kerja sama kedua negara.

Pimpinan Yayasan Abdullah Nassir menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk mengutarakan maksud pembangunan museum tersebut.

"Museum ini diharapkan dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat Muslim Indonesia, tetapi juga masyarakat non-Muslim agar dapat merasakan toleransi  dan ajaran Islam yang agung dan mulia," kata Nassir di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (30/7/2019). 

Indonesia dianggap sebagai negara non-Islam dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Sehingga diharapkan pembangunan museum tersebut dapat meningkatkan toleransi di kalangan masyarakat.

Wapres JK mengatakan, pemerintah Indonesia menyambut baik rencana pembangunan museum yang telah mendapat dukungan dari Raja Salman dan Putera Mahkota Arab itu.

"Kita setuju karena itu penting sebagai umat Islam untuk melihat sejarah perjalanan hidup Rasulullah dan juga kita akan masukkan perjalanan Islam di Indonesia," ujar JK. 

Sebagai bentuk tindak lanjutnya, pemerintah Indonesia akan menyiapkan lahan untuk pembangunan museum tersebut. Rencananya, museum tersebut akan dibangun di kompleks Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII) yang sedang dibangun.

"Kita akan menyiapkan lahannya supaya juga menjadi bagian dari dakwah, ya sementara ini kita lagi mencari lahan yang cocok," ungkap JK yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya