Terungkap, Timses Paslon Arinal-Nunik Bagikan Uang dan Janjikan Ambulans

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

10 Juli 2018 20:08 WIB
Elektoral | Rilis ID
Jalannya sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi Pilgub Lampung di Kantor Gakkumdu Lampung, Selasa (10/7/2018). FOTO: TAUFIK ROHMAN/RILISLAMPUNG.ID
Rilis ID
Jalannya sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi Pilgub Lampung di Kantor Gakkumdu Lampung, Selasa (10/7/2018). FOTO: TAUFIK ROHMAN/RILISLAMPUNG.ID

”Kami ditawarkan untuk membentuk lagi,  satu orang 15 orang,  kemudian dari 15 orang ini disuruh cari lagi 20 orang,” kata dia. 

Ia mengaku sebelumnya Herman HN juga sempat mengundang, dalam rangka silaturahmi. 

”Pak Herman pada saat itu mengaku sebagai cagub.  Dari pertemuan itu kami diberi uang transportasi. Kami dapat uang transport sekitar Rp700-Rp900 ribu,” jelasnya. 

Dia juga mengaku,  bahwa pernah juga dikumpulkan di Sidodadi oleh tim Mustafa. 

”Bahasa mereka (timses Mustafa)  kita jangan takut  jangan ragu  jangan lemah  walaupun Mustafa sedang dalam perkara di Jakarta. Nah saat pulang kita dapat uang transportasi Rp700 ribu,” akunya 

Saksi selanjutnya Samsul Bahri,   dia menjelaskan dalam persidangan, bahwa Paulus pertama membagikan kertas.  

”Di situ sudah ada yang bentuk tim ada 56 anggota. Paulus minta kepada kades,  apakah tim ini pas?  Saya ditugaskan untuk merevisi,  tapi tidak  saya lakukan,” ujarnya. 

Paulus menjanjikan bahwa setiap desa di Lampung jika mampu mendapatkan suara Arinal-Nunik 60 hingga 70 persen,  maka akan mendapatkan Ambulans  se-Lampung. 

”Itu yang diprioritaskan bagi yang menang 60 sampai 70 persen,” ungkap Samsul. (*) 


 

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya