Terungkap, Timses Paslon Arinal-Nunik Bagikan Uang dan Janjikan Ambulans
Anonymous
Bandarlampung
”Kami ditawarkan untuk membentuk lagi, satu orang 15 orang, kemudian dari 15 orang ini disuruh cari lagi 20 orang,” kata dia.
Ia mengaku sebelumnya Herman HN juga sempat mengundang, dalam rangka silaturahmi.
”Pak Herman pada saat itu mengaku sebagai cagub. Dari pertemuan itu kami diberi uang transportasi. Kami dapat uang transport sekitar Rp700-Rp900 ribu,” jelasnya.
Dia juga mengaku, bahwa pernah juga dikumpulkan di Sidodadi oleh tim Mustafa.
”Bahasa mereka (timses Mustafa) kita jangan takut jangan ragu jangan lemah walaupun Mustafa sedang dalam perkara di Jakarta. Nah saat pulang kita dapat uang transportasi Rp700 ribu,” akunya
Saksi selanjutnya Samsul Bahri, dia menjelaskan dalam persidangan, bahwa Paulus pertama membagikan kertas.
”Di situ sudah ada yang bentuk tim ada 56 anggota. Paulus minta kepada kades, apakah tim ini pas? Saya ditugaskan untuk merevisi, tapi tidak saya lakukan,” ujarnya.
Paulus menjanjikan bahwa setiap desa di Lampung jika mampu mendapatkan suara Arinal-Nunik 60 hingga 70 persen, maka akan mendapatkan Ambulans se-Lampung.
”Itu yang diprioritaskan bagi yang menang 60 sampai 70 persen,” ungkap Samsul. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
