Tanggapi #2019GantiPresiden, Megawati: Silakan Partai Lain Deklarasikan Capresnya

Default Avatar

Anonymous

Solo

11 Mei 2018 22:32 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Solo — Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, 'gerah' dengan gerakan #2019GantiPresiden. Dia pun meminta partai politik mengumumkan calon presidennya.

"PDI Perjuangan sudah mendeklarasikan calon presidennya. Silakan yang lain mendeklarasikan calon presidennya," ujarnya saat berpidato pada Apel Siaga PDIP di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/5/2018).

PDIP mengusung Jokowi sebagai kandidat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sejumlah partai juga bersikap senada. Di antaranya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Partai Golkar.

Sedangkan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menjagokan Prabowo Subianto. Hanya Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang belum memiliki sikap resmi.

Namun, Presiden ke-5 RI ini meminta lawan politik Joko Widodo (Jokowi) "menggulingkan kekuasaan" secara konstitusional. "Melalui pemilu, dan bukan dengan cara lainnya," sambungnya.

Pada kesempatan sama, Megawati meminta kader "partai banteng" bekerja keras dan kompak memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Kemudian, berkompetisi secara demokratis dan adil, tanpa kekerasan.

"Supaya masyarakat dapat melihat, bahwa partai nasionalis yang cinta Pancasila akan tetap berdiri kokoh mempertahankan Pancasila itu," tuntasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya