Tak Khawatir, PDIP Punya Megawati yang Mampu Tandingi Manuver JK

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

4 Juli 2018 16:33 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, mengaku pihaknya tidak khawatir atas manuver Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dinilai mendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan maju menantang Joko Widodo di Pilpres 2019.

Pasalnya, JK dikabarkan sudah dua kali berada dalam mobil bersama Anies. Selain isu lainnya yakni, pasangan JK-AHY (Agus Harimurti Yudhoyono).

Alasan Hendrawan tak khawatir akan manuver JK, dikarenakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diyakini mampu menandingi taktik politik mantan ketua umum Golkar itu.

Bahkan, kata Hendrawan, Megawati sudah siap berada dibelakang Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

"Jadi kami menemukan mitra bestari yang menarik. Mengapa kepada kami masih ditanyakan soal tentang kekhawatiran dan sejenisnya? Kami tidak mau ikut-ikutan orang lain yang galau," ujar Hendrawan saat dihubungi di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Hendrawan menilai, JK memang merupakan sosok yang memiliki jam terbang cukup tinggi dalam pepolitikan nasional, sehingga akan menjadi king maker dalam Pilpres 2019 nanti.

Namun, menurutnya, permainan politik di 2019 bakal berlapis karena berdampak pada Pilpres 2024.

"Politisi yang jam terbangnya di atas JK hanya beberapa orang, bisa dihitung dengan jari dua tangan," ujarnya.

"Nah, adu kalkulasi dan intuisi para tokoh ini, antar-king makers ini, yang membuat 'gawe' 2019 ini menarik. Apa yang terjadi di 2019 akan punya konsekuensi untuk 2024. Jadi horison permainannya berlapis-lapis," tandas anggota Komisi XI DPR RI.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya