Sindir Beras Impor dan Mafia Pertanian, Anang: Mentan Tak Banyak Omong, Kerjanya Oke!
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Anggota Komite II DPD RI, dari Provinsi Lampung, Anang Prihantoro, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk kinerja menteri pertanian Andi Amran Sulaiman.
”Saya selalu mengikuti semua aktivitas Andi Amran Sulaiman. Menteri kita yang satu ini, luar biasa, tidak banyak omong. Namun tidak pernah berhenti bekerja untuk petani. kerjanya oke!” ujar Anang, Jumat (8/9/2018).
Dengan kondisi ini, Anang berharap seluruh elemen masyarakat mendukung program kerja Kementan.
”Lho kan tujuannya jelas untuk mensejahterakan petani, dari Sabang hingga Merauke. Ya harus kita dukung,” imbuh Anang yang dipertegas lewat siaran persnya yang diterima Rilislampung.id.
Anang mengakui, banyak mafia di sektor pertanian, dan terang-terangan tidak tidak suka dengan cara kerja Amran.
Jika dulu, misalnya, petani kalau mau bertanam, bibit dan pupuk sulit didapat, apalagi masuk musim panen. Petani juga disulitkan dengan ketidak pastian harga.
”Nah sekarang, semua sudah berkurang. Walau masih ada mafia yang masih coba melawan,” ungkapnya.
Senator asal Lampung ini, meminta agar seluruh Petani Indonesia, khususnya petani lampung, sungguh-sungguh memanfaatkan berbagai bantuan, dari pemerintah, seperti benih jagung.
”Dulu kita impor jagung, sekarang sudah ekspor, demikian juga padi dulu setiap tahun kita impor beras, sekarang sudah dua tahun atau hampir tiga tahun ini kita tidak lagi impor beras, semua itu kerja keras kita,” timpalnya.
Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman melepas ekspor sembilan ribu ton buah manggis ke Tiongkok melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada Kamis (6/8).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
