Seruan Berdamai Pro Jokowi dan Pro Prabowo Disuarakan dari Lampung
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Eskalasi politik jelang Pilpres 2019 yang kian menghangat, memunculkan gerakan pendukung dua bakal capres-cawapres. Ada yang Pro Joko Widodo (Jokowi), lainnya Pro Prabowo Subianto (Prabowo).
Gerakan dukung mendukung yang dikuatkan dengan deklarasi, sejatinya merupakan dinamika dalam alam demokrasi.
Tak elok rasanya jika cemooh hingga hujatan menebar hoaks dan kebencian, diumbar terutama di jagat maya.
Saling menghargai meski beda dukungan, akan menciptakan kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ini selaras dengan seruan ‘damai’ yang disampaikan Ustaz Hasan Haikal. Ia menyerukan pendukung Prabowo untuk berdamai dengan pendukung Jokowi.
Seruan itu disuarakan pada Deklarasi Gerakan Nasional #2019prabowopresiden, di Bambu Kuning Square, Jumat (7/9/2018).
Baca Juga: Fauzi Badillah Pimpin Pembacaan Deklarasi #2019prabowopresiden
"Sebentar, jangan buru-buru. Ane (saya, Red) takut keceplosan bilang 2019gantipresiden. Bisa keciduk ane sama polisi," kata Ustaz Haikal.
Dirinya mengajak para pendukung Prabowo untuk berdamai dan sportif, saat sama-sama melakukan orasi dukungan.
"Sudah jangan ngatain pendukungnya Jokowi itu cebong, biar elu nggak dikatain kampret. Kan nggak enak nanti bahasanya pertemuan antara cebong dan kampret. Sekarang biar kita dulu yang orasi, habis ini timnya Jokowi dua periode mau ngomong kita kasih tempat ya, biar adem," ucap Ustaz Haikal. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
