Sandiaga Titipkan Promosi Kripik 'Antibaper' Kuningan ke Legislator

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

15 Oktober 2018 07:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
FOTO: Instagram/@sandiuno
Rilis ID
FOTO: Instagram/@sandiuno

RILISID, Jakarta — Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan kripik singkong dengan merek "Kripik Antibaper" buatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kuningan kepada dua politikus, yang mengikuti kunjungannya ke daerah tersebut.

"Ini lucu. Namanya Kripik Antibaper, namanya bagus. Saya akan titip promosi kripik ini di Jakarta. Kalau bisa, ke seluruh Indonesia," kata Sandiaga, mengutip Antara, Senin (15/10/2018).

Sandiaga, sempat tertawa terbahak-bahak ketika ada penggiat UMKM menyerahkan kripik singkong dengan merek "Kripik Antibaper".

Cawapres pasangan Prabowo Subianto selanjutnya menitipkan kripik itu kepada dua politikus Partai Demrokrat, anggota DPR RI Dapil Kuningan Didi Irwadi Syamsudin dan Imelda Sari. 

Kebetulan dua wakil rakyat itu hari Minggu (14/10/2018) kembali ke Jakarta.

"Saya titip kepada Mas Didi dan Imelda agar Kripik Antibaper dipromosikan di Jakarta. Produk UMKM harus kita dukung. Ini kekuatan ekonomi Indonesia sesungguhnya," kata Sandiaga.

Kunjungan mantan Wagub DKI Jakarta itu untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kuningan dengan acara "Ngopi Bareng Bang Sandi" di Sanggariang. 
Tempat ini mendadak heboh begitu Sandi tiba. Acara yang diperuntukkan untuk milenial itu kembali diinvasi "emak-emak".

Butuh waktu setengah jam Sandiaga sampai di atas panggung, "emak-emak" bercampur milenial berlomba swafoto bersama Capres tersebut.

Pada kesempatan itu, Sandiaga mempersilakan semua peserta yang punya produk untuk dipromosikan dan berfoto bersama.

Selain kripik Antibaper, juga ada produk dengan nama Jeniper, yang merupakan kepanjangan dari Jeruk Nipis Peres.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya