Perang Bintang Diseleksi Anggota Bawaslu Lampung
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Perebutan empat kursi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung periode 223-2028 dinilai sangat sengit dan ketat.
Pasalnya dari hasil seleksi yang dilakukan muncul sejumlah nama yang memang sudah terjun lama dalam dunia penyelenggara Pemilu baik Bawaslu dan juga KPU.
Diketahui, saat ini, tahapan seleksi anggota Bawaslu telah memasuki 16 besar yang akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara.
Dari 16 nama yang lolos, terdapat dua petahana yang masih bertahan yakni Tamri dan Karno Ahmad Satarya.
Selain itu, terdapat sejumlah nama yang ikut dalam seleksi, diantaranya Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung Budi Jaya.
Ada juga mantan Anggota Bawaslu periode 2017-2022 yakni Ade Asy'ari.
Kemudian, mantan Komisioner KPU Bandarlampung yang juga penulis buku yakni Fadilasari atau yang akrab disapa Mbak Ila.
Selabjutnya ada juga nama adik Kandung Mantan Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, yakni Hamid Badrul Munir yang kembali ikut seleksi, setelah dalam periode sebelumnya gagal terpilih saat di 6 besar.
Kemudian, terdapat juga anggota Bawaslu Kabupaten Kota diantaranya Bawaslu Bandarlampung yakni Gistiawan, anggota Bawaslu Pringsewu Fajar Fakhlevi.
Berikutnya ada Ketua Bawaslu Lampung Tengah Harmono, Anggota Bawaslu Tulangbawang Desi Triyana, kemudian Fery Ikhsan Anggita Bawaslu Pesawaran.
Perang Bintanh
Seleksi Anggota Bawaslu
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
