Pemilih Lampung Turun 27.407 Jiwa, Berikut Daftarnya

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

10 Desember 2018 18:24 WIB
Politika | Rilis ID
KPU merilis DPTHP tahap kedua di Hotel Emersia, Senin (10/12/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
KPU merilis DPTHP tahap kedua di Hotel Emersia, Senin (10/12/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — KPU Provinsi Lampung mengumumkan hasil perbaikan daftar pemilih tetap atau DPTHP tahap kedua di Hotel Emersia, Bandarlampung, Senin (10/12/2018).

Hasilnya, jumlah pemilih pada Pemilu 2019 turun hingga 27.407 jiwa. Sebelumnya, mata pilih di Lampung mencapai 6.101.544 jiwa.

“(Pemilih Lampung) Jadi turun hanya 0,54 persen. Ini upaya KPU dan Bawaslu untuk terus-menerus akurasi data pemilu," kata Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono, Senin (10/12/2018).

Menurut Nanang, pleno terbuka rekapitulasi penyempurnaan  DPTHP tahap kedua ini mempertimbangkan tiga kategori masukan. Yakni data ganda, data pemilih rusak atau tidak valid, dan pemilih kategori AC atau yang belum punya e-KTP.

Dia mengakui banyak pertanyaan karena DPT berubah. Karenanya, lembaga penyelenggara terus melakukan penyempurnaan.

Jika dibandingkan dengan hasil pleno penetapan DPTHP II pada November lalu, jumlah pemilih berkurang sebanyak 27.407 jiwa.

Pengurangan tersebut terjadi di 14 kabupaten/kota, kecuali Lampung Utara yang mengalami peningkatan menjadi 441.051 pemilih.

Untuk pemilih terbanyak berada di Kabupaten Lampung Tengah 950.566 jiwa, disusul Lampung Timur 790.149 dan Lampung Selatan 759.195.

Sementara anggota Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar menegaskan data pemilih akan terus berubah secara dinamis hingga menjelang hari pemungutan suara.

Berikut jumlah pemilih se-Lampung:

Menampilkan halaman 1 dari 10
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya