Pelantikan Arinal-Nunik Bakal Terganjal, Waspada Korporasi Main Lagi
Anonymous
Bandarlampung
Kondisi-kondisi ini, lanjut dosen yang kini tengah menyelesaikan disertasi S3-nya di Universitas Padjajaran, Bandung itu, bisa dibaca ketika kerja pansus melemah. ”Maka saya berharap, publik terus mengawal kerja pansus,” terangnya.
Pansus sendiri diharapkan bekerja di luar kepentingan golongan. Agar hasil yang dicapai benar-benar relevan, dengan fakta yang ada.
”Ini dengan catatan darurat politik uang itu dianggap sebagai musibah dalam politik di Lampung. Bukan bekerja untuk kepentingan kelompok, bukan pula persoalan menang kalah!” paparnya.
Terpisah, Ketua Pansus Money Politics DPRD Lampung, Mingrum Gumay, membenarkan jika pansus bekerja tak terbatas waktu.
”Dan pansus juga tidak mengintervensi penyelenggara pemilu. Melainkan mengevaluasi kinerja KPU maupun Bawaslu Lampung. Dan banyak hal yang terjadi di lapangan juga diperhatikan, terutama aspirasi politik rakyat,” ujarnya.
Termasuk, memanggil PT Sugar Group Companies (SGC) yang diduga terlibat dalam posisi ini. Meski pun hingga detik ini belum ada jawaban, kapan pihak SGC bersedia memberikan keterangan.
”Tetap target kita tuntaskan, kalau ada dugaan pelanggaran dan tindak kejahatan, maka akan direkomendasikan kepada lembaga yang berwenang,” tegasnya.
Anggota pansus, Bambang Suryadi menambahkan, pemanggilan paksa Vice President PT SGC, Purwanti Lee, tetap dipertimbangkan.
”Ya seharusnya, Purwanti Lee proaktif. Kenapa takut. Dan kalau ia tidak datang berulang kali dalam pemanggilan, tentunya kita pertanyakan dan jastifikasi bahwa fakta di publik benar adanya terjadi politik uang,” tegasnya.
Jangan sampai ketidakdatangan tersebut menghambat kinerja pansus yang sudah bekerja selama ini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
