Pakar Sebut Debat Masih Normatif, KPU Anggap Komunikatif
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Dewan pakar dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung agak berbeda pendapat tentang pelaksanaan debat kandidat ketiga di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Jumat (11/5/2018) malam.
Anggota dewan pakar debat kandidat, Andy Cory, menilai debat terakhir cukup meriah karena sudah dirancang dengan komunikasi interaktif. Tetapi jawaban pasangan calon masih normatif, standar, dan tidak muncul kebijakan.
Bahkan Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unila itu menganggap, argumen mereka kering basis data, tidak sesuai harapan sebelumnya.
"Terobosannya belum ada untuk mengatasi permasalahan di Lampung," tegasnya.
Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, lain lagi. Ia berpendapat debat kali ini lebih komunikatif dan seru. Masing-masing pasangan calon (paslon) benar-benar terlibat adu argumentasi.
"Memang antara paslon masih menjaga perasaan masing-masing. Namun debat kali ini lebih dinamis serta lebih menarik," tandasnya.
Nanang berharap, dari debat ini masyarakat bisa menilai kualitas masing-masing paslon.
"Baik program dan visi-misi, juga tingkat emosional paslon. Kompetisi dalam pilgub kali ini sangat kuat," tutupnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
