Ketua PKS Lampung Sebut Gus Miftah Provokatif dan Salah Menafsirkan Ayat
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim kembali merespon perihal ceramah Gus Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah yang sebut Wahabi Identik dengan PKS.
Kali ini, Alumni Pesantren Krapyak Yogyakarta ini menyebut Gusmifta Provokatif dan sembrono atau salah dalam menafsirkan ayat 48 Surah Al Anam.
Mufti Salim mengatakan, dalam menerjemahkan kata Mubashirin Wa Munzirin. Saat berceramah Gus Miftah menerjemahkan kata Mubashirin itu menenenangkan, Munzirin itu menakut-nakuti.
"Ini cara menerjemahkannya yang salah. Mubashirin itu artinya memberi kabar gembira bukan menyenangkan, sementara Munzirin itu bukan menakut-nakuti tetapi memberi peringatan," ujarnya dalam video yang di-posting di akun pribadi milikinya @mas.mufti, Kamis (18/1/2024).
Kemudian, Mufti Salim juga menilai, Gus Miftah juga salah mentafsirkan ayat Mubashirin Wa Munzirin, yang seolah-olah Rosul itu tugasnya hanya Mubashyir.
Padahal Mubashirin Wa munzirin itu pakai Wa bukan Au, Maka Dua-duanya tugas Rosul, baik Mubashir tugas pertama membawa kabar gembira, dan Munzir memberi peringatan.
"Cara tafsir seperti ini adalah cara tafsir yang tidak tepat terlebih dampaknya dari cara menerjemahkan dan cara mentafsiri yang salah tadi berdampak pada adu domba antar umat dan saling merendahkan," ujarnya.
Dalam keterangan postingan ini, Mufti Salim menegaskan, postingan ini bukan bermaksud gagah-gagahan, riya' atau sombong. Akan tetapi ini soal meluruskan pemahaman yang tidak benar.
Pemahaman yang tidak benar sangat membahayakan Ummat, Bangsa & Negara, ujungnya bisa menyesatkan.
"Kedua, terhadap apa yang beliau sampaikan. "Wahabi adalah PKS". Fitnah ini di sampaikan tanpa dasar dan bukti yang jelas," tandasnya. (*)
Lihat video di TikTok @rilis.id:
@rilis.id Ketua PKS Lampung Sebut Gus Miftah Provokatif dan Salah Menafsirkan Ayat Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim kembali merespon perihal ceramah Gus Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah yang sebut Wahabi Identik dengan PKS. Kali ini, Alumni Pesantren Krapyak Yogyakarta ini menyebut Gusmifta Provokatif dan sembrono atau salah dalam menafsirkan ayat 48 Surah Al Anam. Mufti Salim mengatakan, dalam menerjemahkan kata Mubashirin Wa Munzirin. Saat berceramah Gus Miftah menerjemahkan kata Mubashirin itu menenenangkan, Munzirin itu menakut-nakuti. "Ini cara menerjemahkannya yang salah. Mubashirin itu artinya memberi kabar gembira bukan menyenangkan, sementara Munzirin itu bukan menakut-nakuti tetapi memberi peringatan," ujarnya dalam video yang di-posting di akun pribadi milikinya @mas.mufti, Kamis (18/1/2024). Kemudian, Mufti Salim juga menilai, Gus Miftah juga salah mentafsirkan ayat Mubashirin Wa Munzirin, yang seolah-olah Rosul itu tugasnya hanya Mubashyir. Padahal Mubashirin Wa munzirin itu pakai Wa bukan Au, Maka Dua-duanya tugas Rosul, baik Mubashir tugas pertama membawa kabar gembira, dan Munzir memberi peringatan. "Cara tafsir seperti ini adalah cara tafsir yang tidak tepat terlebih dampaknya dari cara menerjemahkan dan cara mentafsiri yang salah tadi berdampak pada adu domba antar umat dan saling merendahkan," ujarnya. Dalam keterangan postingan ini, Mufti Salim menegaskan, postingan ini bukan bermaksud gagah-gagahan, riya' atau sombong. Akan tetapi ini soal meluruskan pemahaman yang tidak benar. Pemahaman yang tidak benar sangat membahayakan Ummat, Bangsa & Negara, ujungnya bisa menyesatkan. "Kedua, terhadap apa yang beliau sampaikan. "Wahabi adalah PKS". Fitnah ini di sampaikan tanpa dasar dan bukti yang jelas," tandasnya. Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Politika/Berita/Ketua-PKS-Lampung-Sebut-Gus-Miftah-Provokatif-dan-Salah-Menafsirkan-Ayat-GAi5Jlr atau klik link di bio profil #rilisid ♬ suara asli rilis.id
PKS Lampung
Mufti Salim
Gus Miftah
Wahabi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
