KAMMI Aksi Kartu Merah Bawaslu Lampung 

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

5 Juli 2018 06:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: ISTIMEWA
Rilis ID
ILUSTRASI: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Lampung, akan mendemo kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Kamis (5/7/2018). 

KAMMI menilai bahwa Bawaslu sangat lamban dalam penanganan dugaan money politics atau politik uang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 27 Juni 2018 beberapa waktu lalu.

"KAMMI sebagai bagian dari masyarakat merasa sangat menyayangkan kinerja Bawaslu yang terlihat lamban, oleh karena itu kami akan demo kantor Bawaslu untuk menekan agar semua cepat diproses," ungkap Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) KAMMI Lampung, Dian Putra, Rabu (4/7/2018).

Dian menegaskan aksi tersebut sebagai dukungan kepada Bawaslu agar bisa menjalankan tugasnya dengan sebagaimana mestinya dan tidak takut akan tekanan dari pihak lain.

KAMMI menilai, jika kasus politik uang ini bisa jadi citra buruk bahkan menjadi ancaman serius bagi demokrasi di Lampung.

Senada dikatakan Ketua Pimpinan Daerah (PD) KAMMI Bandarlampung, Beni Afifudin. Dia meminta Bawaslu tegas dan tanggap terhadap laporan yang sudah masuk. 

"Laporan kan sudah ada, nah laporan-Laporan itu harus segera ditindak," harap Beni. 

Beni mengaku, pihaknya akan mengerahkan ratusan kadernya untuk mengepung Bawaslu. KAMMI selain mengerahkan kader-kadernya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat bergabung dalam aksi.

"Mari bersam-sama mengepung Kantor Bawaslu agar bisa bekerja lebih cepat dalam penanganan laporan Money Politics," tegasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya