Jokowi Tepis PKI, Antek Asing, dan Tiongkok Serbu Indonesia
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ada enam persen penduduk di Indonesia percaya dengan isu dirinya PKI.
"Masak saya baru umur empat tahun sudah PKI. Saya lahir 1961, nah PKI itu 1965. Tapi isu seperti ini, ada 6 persen penduduk atau 9 juta jiwa percaya. Ini harus dikontra, kontra isu namanya," tegas Jokowi di acara Rakerda Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin di Provinsi Lampung, Sabtu (24/11/2018).
Lucunya lagi, kata Jokowi, ada gambar di tahun 1955. Terlihat pimpinan PKI DN Aidit pidato dan ada foto seseorang menyerupai dia di dekat Aidit.
"DN Aidit, dia itu pidato kok di dekatnya ada saya, wajahnya persis saya gitu lho. Ini harus dijelaskan, astagfirullah, lho kok masyarakat kemakan dengan isu begini," kata Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan isu lainnya yang sekarang sedang heboh bahwa dirinya adalah antek asing.
Padahal, kata dia, bisa dilihat di blok Mahakam pada tahun 2015 sudah diambil 100 persen oleh pemerintah Indonesia.
"100 persen kita berikan ke Pertamina, kita yang ambil kok dibilang antek asing. Ini dibolak-balik," tegasnya.
Belum lagi masalah masalah yang ketiga adalah isu PT Freeport Indonesia.
"Sekarang sudah kita ambil 51 persen sahamnya, kok nggak ada yang demo di istana, demo mendukung saya maksudnya," canda dia.
Selain itu, Jokowi menyebut isu orang Tiongkok berduyun-duyun ke Indonesia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
