Ini Dia Penyebab Prabowo Galau
Budi Prasetyo
Jakarta
RILISID, Jakarta — Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menilai, ada sejumlah faktor yang membuat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto galau deklarasi untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2019. Jika Prabowo maju di Pilpres, maka dana operasional yang dibutuhkan sangat besar.
"Untuk maju Pilpres butuh modal besar," katanya di Surabaya, Selasa (10/4/2018).
Selain masalah finansial, Prabowo juga menunggu kepastian koalisi di Pilpres 2019. Pasalnya, suara Gerindra hanya 14 persen di DPR RI.
"Untuk modal politik butuh 20 persen suara, sementara Gerindra hanya punya 14 an persen," katanya.
Ia menjelaskan, kemungkinan Prabowo memutuskan pencalonan pada last minute menjelang pendaftaran. Mantan Danjen Kopassus itu masih menunggu dinamika politik yang berkembang.
"Perkembangannya masih cair. Kemungkinan hanya ada dua kandidat," jelasnya.
Sebelumnya, Partai Gerindra akan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019-2024 di Jakarta pada 11 April 2018.
"Kami menjadwalkan tanggal 11 April ini. Mudah-mudahan tidak meleset," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Jakarta, Selasa (27/3).
Namun, ia belum menyebutkan, di mana tepatnya lokasi penyelenggaraan deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden itu.
Ketika ditanya soal calon wakil presiden, Muzani mengatakan, Partai Gerindra masih menyeleksi sejumlah bakal calon wakil presiden sebagai pendamping Prabowo.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
