Ilham Mendrofa, Nyaleg dari Golkar Pindah ke Demokrat di Last Minute
Sukma Alam
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ilham Mendrofa adalah politisi asal Lampung. Kiprahnya di politik dimulai bergabung Partai Demokrat di tahun 2010.
Pria kelahiran Desa Olora, Gunungsitoli, Sumatera Utara pada 42 tahun silam ini memilih partai besutan Susilo Bambang Yudhyono itu karena menawarkan cara berpolitik baru, jalan tengah.
Namun politik itu dinamis, Ilham menceritakan saat pilkada di Kota Gunungsitoli pada 2015, dirinya malah diusung Partai Golkar.
Perjalanan politik terakhir di Golkar, Ilham berniat maju sebagai calon legislatif Lampung dari Dapil II. Namun, dinamika politik begitu tinggi. Menjelang akhir proses pencalegannya, dia tidak masuk prioritas utama Golkar.
Akhirnya, Ilham kembali ke Demokrat. Dia merasa di Demokrat banyak kawan-kawannya yang menerima gagasan dan pikiran-pikirannya. Seperti pulang ke rumah lagi.
Meski demikian, apa alasan dirinya mencalonkan diri sebagai wakil rakyat Lampung? Mengapa memilih Lampung ketimbang tanah kelahirannya?
”Saya memilih Lampung karena saya merasa tahu per centimeter wilayah ini. Fase remaja saya di sini. Saya kuliah di Fakultas Pertanian Unila sejak 1994 hingga 2000,” jelas Ilham dalam acara Rilis Corner di kantor Rilislampung.id, Jumat (24/8/2018) kemarin.
Selama masa kuliah, ia menikmati hidup di Sai Bumi Ruwa Jurai. Ketika Lebaran, dia tidak mudik. Namun bergiliran ke rumah kawan-kawannya di seantero penjuru Lampung.
”Kemudian saya meneruskan karir 20 tahun di sini. Jadi dalam pergaulan sosial, secara pribadi saya mendikte diri saya sebagai orang Lampung. Bahkan kalau ditanya pengenalan, jaringan, saya lebih kenal Lampung. Lebih dari setengah umur saya di sini,” tegas Wakil Ketua PBSI Lampung 2017-2021 ini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
