Ditanya Bawaslu, Kadisdik Mengaku, Ditanya Wartawan Menyangkal
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandarlampung Daniel Marsudi akhirnya datang juga memenuhi panggilan Bawaslu setempat, Rabu (5/12/2018). Sedangkan Sekretaris Kota (Sekkot) Badri Tamam tidak hadir.
Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung, Candrawansah, menyebutkan, berdasarkan klarifikasi, Kadisdik mengakui mengintruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti jalan sehat bersama Capres Petahana Joko Widodo. Namun, dia tidak mengetahui bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda kampanye.
"Dia tahunya itu agenda Presiden Jokowi bukan kampanye. Karena pikir dia yang datang presiden, maka dia intruksikan lewat grup whatsapp, siapa tahu ada yang mau lihat presiden," kata Candra menirukan pengakuan Kadisdik.
Terkait sekolah yang diliburkan, ditambahkan Candra, Bahwa Daniel tidak mengetahui. "Dia tidak tahu, kalau sekolah sampai diliburkan. Karena memang ada beberapa sekolah yang hanya sampai jumat saja," tegasnya.
Sementara itu, saat diwawancarai, Daniel justru membantah bahwa mengintruksikan ASN untuk hadir. "Instruksi itu tidak pernah!" kilahnya.
Secara pribadi, Daniel mengakui bahwa menghadiri kegiatan tersebut. Alasannya, sebagai warga negara, dia bangga Presiden Jokowi datang ke Lampung.
"Kalau saya hadir sendiri secara pribadi, karena Pak Jokowi adalah Presiden. Saya tidak tahu kalau itu kampanye, makanya saya hadir," ucapnya.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
