Cerita Demokrat Tawarkan Capres Alternatif tapi Ditolak Prabowo

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

10 Agustus 2018 11:18 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menceritakan bahwa saat Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didatangi lagi oleh Prabowo Subianto tadi malam, Kamis (9/8/2018). 

Sebenarnya pihaknya menawarkan calon wakil presiden alternatif lainnya. Namun sayangnya, tawaran Demokrat tetap gagal karena Gerindra, PAN, PKS tetap mendaulat Sandiaga Uno. 

"Tadi (malam) kami masih ajak alternatif," ‎kata Ferdinand‎ di Mega Kuningan, Jumat (10/8/2018).

Adapun s‎edikitnya ada tiga nama yang dinilai Demokrat lebih baik untuk mendampingi Prabowo ketimbang Sandiaga. Tiga nama tersebut yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kalau kita lihat dari survei ada AHY, Gatot dan Anies, dan nama yang elektabilitasnya tinggi. Kami ingin menimang-nimbang. Kalau Sandiaga Uno jauh di bawah sekali," kata Ferdinand‎.

Menurut Ferdinand, kedatangan Prabowo yang kedua tadi malam untuk meminta izin kepada SBY memilih Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. "(Kedatangan rombongan Prabowo) memberitahukan (deklarasi Sandi), bukan minta izin," kata Ferdinand. 

Kendati begitu, Ferdinand menegaskan partainya tidak akan absen dalam Pilres 2019. Untuk itu pihaknya masih melakukan rapat untuk menentukan arah koalisi partainya.

"Rapat majelis tinggi akan memutuskan akan mendukung siapa. Ya Partai Demokrat akan iktu mendaftar ke KPU," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai capres, menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadi cawapresnya.

"Sandiaga mundur dari jabatan wakil gubernur DKI Jakarta. Saya pun meminta beliau mundur dari Gerindra," kata Prabowo saat deklarasi di Kartanegara Jakarta pada Kamis (8/8/2018) malam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya