Cerita Demokrat Tawarkan Capres Alternatif tapi Ditolak Prabowo

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

10 Agustus 2018 11:18 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

"Saya ingin berjuang dan mengabdi untuk bangsa Indonesia. Insya Allah besok kami akan daftar ke KPU sesudah Salat Jumat di Masjid Istiqlal," tambah dia.

Proses politik ini, kata dia, tidaklah mudah. Ia kerap berkomunikasi dan berunding dengan para tokoh dan elite parpol-parpol. Seperti, PKS, PAN dan Demokrat.

"Ini melelahkan. Untuk membangun koalisi tidak mudah karena banyak yang harus kita pertemukan," terang dia.

"Saya ketemu Mbak Puan Maharani, senior saya Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, saya terus membangun koalisi besar untuk beri solusi pada kesulitan rakyat dan bangsa Indonesia," tambah dia.

Deklarasi Prabowo berlangsung setelah Jokowi mendeklarasikan diri sebagai capres, bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin sebagai pasangannya untuk periode kedua nanti. 

"Yang akan mendamping saya sebagai calon wakil presiden 2019-2024 adalah Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin," ujar Jokowi saat deklarasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ma'ruf menurut Jokowi adalah sosok utuh sebagai tokoh ulama yang bijaksana. Ma'ruf, kata dia, juga pernah sebagai anggota DPRD, DPR, MPR, Wantimpres, Rais Aam PBNU dan juga MUI.

"Dalam kebhinekaan saat ini Ma'ruf juga sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," ungkapnya.
 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya