Begini Cara Paslon Perangi Narkoba di Lampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Segmen kedua debat kandidat ketiga di Hotel Novotel Bandarlampung, Jumat (11/5/2018) malam, empat paslon diminta tanggapan soal peredaran narkoba.
Cagub 1, Ridho Ficardo mengatakan bahwa untuk atasi itu, harus dimulai dari keluarga, pemahaman agama dan tindakan positif dan tindakan tegas tembak di tempat kepada para bandar dan pengedar dan agar di Lampung tidak ada market.
“Juga pentingnya memperluas kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat sehingga masyarakat sadar akan bahaya narkoba tersebut,” ujar Ridho.
Cagub 2, Herman HN menyatakan, narkoba musuh bersama yang harus diperangi bersama pula. “Ajaran agama juga menentukan peran penting pada pemberantasan narkoba,” kata dia.
Cawagub 2, Sutono menegaskan, akan melakukan tes urine bagi semua pejabat. “Paling penting itu dimulainya terhadap pemimpinnya yang sadar dan bersih dari narkoba, dan harus dilakukan tes urine secara berkala,” ujarnya.
Cagub 3, Arinal Djunaidi mengatakan kebijakan yang akan dilakukan untuk memerangi narkoba, Pemerintah Provinsi harus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder dalam melakukan pemberantasan tersebut, termasuk pengawasan orang tua terhadap anak.
Cawagub 3, Chusnunia Chalim, menurutnya pihaknya akan meningkatkan segala bentuk kegiatan yang positif guna meningkatkan prestasi anak-anak tersebut.
Sementara itu, Cawagub 4, Ahmad Jajuli mengatakan bahwa perlunya ditambah program-program yang menunjang produktifitas masyarakat, sehingga bisa meminimalisir permasalahan tersebut. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
