AHY Siap Nyapres, Asalkan...

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

12 Mei 2018 15:48 WIB
Elektoral | Rilis ID
Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat melakukan dialog interaktif di Universitas Lampung, Sabtu (12/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID
Rilis ID
Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY saat melakukan dialog interaktif di Universitas Lampung, Sabtu (12/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILISID, Bandarlampung — Putra sulung Presiden Republik Indonesia ke-6, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, melakukan lawatannya ke Provinsi Lampung.

Bekas Cagub DKI Jakarta ini dijadwalkan menjadi juru kampanye Ridho-Bachtiar bersama sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono di Kota Metro, Sabtu (12/5/2018).

Sebelum kampanye di Metro, AHY selaku Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute melakukan berbagai kegiatan di Polinela dan Universitas Lampung.

Meski begitu, AHY tidak menampik bahwa kunjungannya ke Lampung untuk melakukan kegiatan politik. Ia mengaku ingin membangun kebersamaan dengan kader Demokrat sekaligus memenangkan pasangan calon nomor urut 1, M.Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri.

“Inikan lagi mau pilkada di Lampung, tentunya akan membangun kebersamaan dengan kader-kader Demokrat. Saya mengunakan topi saya yang kedua sebagai Kogasma (Komando Satuan Tugas Bersama),” katanya kepada Rilislampung.id, Sabtu (12/5/2018).

Disinggung terkait pencalonan dirinya sebagai Capres atau Cawapres dalam Pilpres 2019, AHY tampak malu-malu. Ia berujar semua masih serba kemungkinan.

“Menurut saya sampai dengan detik terakhir, semuanya masih mungkin terjadi, dalam konteks Pilpres 2019 ini ada realitas politik hari ini, yaitu presidential threshold 20 persen. Inilah sebetulnya yang sangat menyulitkan mengunci berbagai pihak, karena tidak ada satu parpol pun yang punya tiket 20 persen, harus berkoalisi,” ujarnya.

Dalam membangun koalisi dimaksud, AHY tentunya harus melakukan penjajakan untuk menemukan koalisi yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk rakyat.

“Kami menolak kalau koalisi yang dimaksud hanya berbagi-bagi kekuasaan. Tapi saya juga tidak menampik bahwa pada akhirnya koalisi merupakan realitas dan keniscayaan. Jadi mau tidak mau, Partai Demokrat akan berkoalisi, kapan dan dengan siapa, tunggu tanggal mainnya,” kata AHY sambil berlalu menuju mobilnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya