Tata Kelola di Bawah Standar, Taman Kehati Mesuji Telan Korban Jiwa
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Wahana rekreasi Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Mesuji menelan korban.
Tempat wisata yang baru beberapa hari pindah kelola dari Dinas Lingkungan Hidup menjadi kewenangan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), itu menelan korban, Minggu (29/01/2023).
Satu orang pemuda bernama Tomi (19) warga Lempuing, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tewas tenggelam di salah satu kolam renang yang ada di taman yang berlokasi di Desa Mekarsari, Tanjungraya, Kabupaten Mesuji.
Korban akhirnya dipastikan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ragab Begawe Caram (RBC) di Desa Brabasan tidak jauh dari lokasi.
Menurut Kepala Desa Mekarsari, Sumardi, korban meninggal di lokasi. Namun dipastikan setelah dibawa ke rumah sakit.
“Kita sudah hubungi pamong desa dan keluarga korban di OKI, nanti pihak keluarga datang untuk mengurus jenazah dan dibawa pulang,” terangnya.
Sedangkan informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa tragis itu terjadi Pukul 14.00 WIB.
Sebelumnya korban datang ke Taman Kehati dengan saudaranya, Edi (35), warga Fajarbaru, Kecamatan Pancajaya, Mesuji. Mereka tiba pukul 11.00 WIB.
Setelah berada di wahana kolam renang taman tersebut, Edi dan korban berpisah. Lalu, korban masuk ke kolam renang ketiga, yang memang kolam terdalam di area tersebut mencapai kedalaman 3 Meter.
Tidak lama berselang, Iwan Wahyudi, salah satu karyawan taman melihat kerumunan di kolam tiga. Ternyata ada satu orang sudah diangkat dari kolam karena tenggelam.
pariwisata
tamankehati
mesuji
tenggelam
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
