Sempat Hidup Sebentar, Listrik di Mesuji Kembali Padam
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Baru saja hidup selama 10 jam, jaringan listrik di sebagian Kabupaten Mesuji kembali mati total pada pukul 21.14 WIB, Rabu (5/6/2024).
Kondisi itu kembali membuat warga mengalami kerugian.
Sedangkan wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, Mesuji Timur malah tidak hidup sama sekali sejak pertama pemadaman kemarin.
Santo (43), warga pasar Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, menyebutkan matinya listrik diwilayahnya membuat banyak usaha ekonomi yang bergantung dengan listrik berhenti.
"Ini paling parah mati listrik di Mesuji sejak GI Induk ada. Eh, malah malam ini mati lagi," ujarnya.
Di sepanjang jalan utama, termasuk pasar Simpang Pematang yang merupakan pasar terbesar di Mesuji, gelap total.
Sejak terjadinya blackout jaringan listrik yang terjadi, banyak warga yang untuk mandi saja kesulitan hingga mengungsi ke fasilitas umum seperti Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) untuk menumpang mandi.
Selain menumpang mandi, banyak warga yang juga mengisi daya ponsel di SPBU.
Bagi SPBU sendiri, mati listrik tersebut sangat merugikan dan mengganggu pelayanan.
"Karena harus menggunakan genset. Belum dari solarnya, mana tiap dua jam setengah harus off. Untuk mendinginkan mesin, lalu hidup lagi, begitu seterusnya," kata Dwi, pengelola SPBU setempat.
Black out
jaringan listrik
PLN
mati lampu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
