Ratusan Ternak di Pesibar Terindikasi PMK, Enam Positif
Riki Saputra
Pesisir Barat
RILISID, Pesisir Barat — Sebanyak 124 ekor hewan ternak di Pesisir Barat (Pesibar) terindikasi terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Enam di antaranya positif.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pesibar, Unzir, mengatakan pihaknya menerima laporan pada 15 Agustus 2022.
Masyarakat Pekon (Desa) Padang Rindu, Pesisir Utara menyatakan ternak mereka memiliki gejala terpapar PMK.
"Kita lalu mengecek dan mengambil tujuh sampel untuk diuji di Dinas Peternakan Provinsi Lampung," jelas Unzir, Rabu (31/8/2022).
Hasilnya, enam dari tujuh sampel positif PMK. Sedangkan, hewan ternak yang terindikasi PMK terdiri dari 50 ekor sapi dan 74 kerbau.
"Dari jumlah itu, 29 ekor dinyatakan sembuh dan sisanya masih dalam pengawasan," ujarnya.
Sedangkan untuk hewan ternak yang mati karena diduga terpapar PMK adalah seekor sapi.
Diduga, hewan ternak ini tertular dua ekor sapi yang dibawa warga dari Bengkulu.
"Kita langsung batasi keluar masuk hewan ternak untuk menghindari PMK dan melakukan pemantauan ketat," pungkasnya. (*)
124 ternak Terindikasi Virus PMK
6 positif
1 mati
Pekon Padang Rindu
Pesisir Utara
Pesibar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
