Baru Diresmikan KONI Lampung, Apa Itu Olahraga Korfball?
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
"Untuk aturan permainannya, laki-laki menjaga laki-laki, perempuan menjaga perempuan. Kemudian untuk bola tidak dapat di-drible, namun di-passing," lanjutnya.
Ia berharap sarana dan prasarana penunjang olahraga korfball di Lampung mendapat dukungan dari pemerintah. Misalnya, memiliki tempat latihan di PKOR Wayhalim, Bandarlampung.
"Saya sudah berkoordinasi dengan UPTD di PKOR Wayhalim. Kebetulan ada lapangan di belakang stadion. Di situ ada bekas tempat berkuda, sayang kalau tidak pergunakan," paparnya.
Yus mengungkapkan di Lampung potensi atlet olahraga korfball cukup baik. Karena mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi banyak yang sudah belajar tentang olahraga ini.
"Kita dapat dari anak Penjas di Unila dan kampus lain yang bahkan sudah bisa belajar lewat pembelajaran selama di kuliah," ungkapnya.
Usai diresmikan langkah pertama setelah masuk dalam daftar cabang olahraga di KONI Lampung, ia akan mempersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Waktu PON 2021 kita juga sudah eksibisi dan alhamdulillah sekarang sudah ada 15 provinsi, maka bisa ikut PON selanjutnya," tuturnya.
Terakhir kali korfball berpartisipasi pada gelaran olahraga se-Indonesia adalah pada PON IV yang digelar di Makasar tahun 1957. (*)
KONI Lampung
Olahraga
Korfball
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
