Tahun Depan TKD Lampung Dipangkas Rp580 Miliar, Gubernur Mirza: Perbaikan Jalan Tetap Prioritas
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
"Tapi kita tetap prioritas untuk pembangunan jalan, untuk pendidikan tetap. Jalan itu juga tetap harus diperbaiki. Karena toh yang membangun Provinsi Lampung ini bukan hanya APBD tapi juga kolaborasi dari semua pihak. Tapi kita terus berharap sektor swasta tumbuh, di desa-desa tumbuh ekonominya sehingga pembangunan bisa digerakkan Yang paling vital di Provinsi Lampung ini secepatnya kita bangun," katanya.
Selain itu Pemprov Lampung juga tidak akan memangkas gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
"Pembayaran gaji serta tukin seluruh ASN di lingkungan Pemprov Lampung tetap. Karena kita butuh pegawai kita semangat, guru kita semangat. Insyaallah gak ada potongan. Hanya (potongan) belanja-belanja ini aja di OPD akan kita sesuaikan," lanjutnya.
Sementara itu terkait dorongan dari Gubernur se-Indonesia terkait Pemangkasan TKD, menurut Mirza Pemerintah pusat akan mengevaluasi pada kuarter I 2026.
"Ya beliau (Menkeu) berharap di Q1 di 2026 ekonomi naik, sehingga akan ada penambahan transfer ke daerah," katanya. (*)
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
tkd 2026
menkeu
purbaya yudha sadewa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
