Peringati Hari Tani Nasional, Giri: Lampung Jadi Lokomotif Hilirisasi Pangan

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

24 September 2025 08:19 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar/foto: rima
Rilis ID
Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar/foto: rima

RILISID, Bandarlampung — Peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2025 menjadi refleksi penting bagi Indonesia dalam meneguhkan kedaulatan pangan.

Di tengah semangat pemerintahan baru yang menjadikan hilirisasi sebagai agenda strategis nasional, Lampung disebut memiliki posisi vital sebagai lokomotif hilirisasi pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua DPRD Provinsi Lampung sekaligus Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan sektor pertanian terbukti menjadi penopang utama perekonomian, baik secara nasional maupun daerah. 

“Data BPS 2024 menunjukkan kontribusi pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap PDB nasional mencapai 11,4 persen. Sementara di Lampung, angkanya bahkan 27,34 persen dari PDRB triwulan III 2024. Hampir sepertiga ekonomi Lampung digerakkan oleh petani dan hasil bumi,” kata Giri, Rabu 23 September 2025 dalam keterangannya.

Meski begitu, menurutnya kontribusi besar tersebut masih sebatas bahan mentah. Nilai tambah sektor hilir belum maksimal digarap. Padahal Lampung memiliki potensi unggulan, mulai dari kopi robusta, singkong, jagung, hingga lada yang sudah dikenal pasar global.

“Bayangkan kalau singkong tidak lagi dijual mentah, tapi diproduksi jadi mocaf. Kopi robusta kita bukan hanya biji, tapi bisa jadi kopi premium siap seduh. Cabai dan bawang merah bisa diproses jadi bubuk atau pasta dengan daya simpan panjang. Itu akan melipatgandakan nilai tambah sekaligus membuka pasar lebih luas,” kata dia.

Giri menilai hilirisasi pangan sejalan dengan arah pembangunan ekonomi inklusif yang kini digalakkan pemerintah pusat. Selama ini, hilirisasi kerap identik dengan sektor tambang. Padahal pangan sama strategisnya karena langsung menyentuh hajat hidup masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM petani melalui pelatihan teknologi pascapanen, penguasaan digital marketing, hingga manajemen usaha tani. 

“Generasi muda pertanian Lampung sudah bergerak ke arah ini. Kalau didukung kebijakan nasional dan infrastruktur pengolahan di desa, transformasi pertanian akan lebih cepat terwujud,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan hilirisasi pangan adalah bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Pertanian tidak boleh ditinggalkan dalam narasi itu, justru harus menjadi motor utama kemandirian bangsa.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Ketua DPRD Lampung

Ahmad Giri Akbar

hari tani nasional

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya