Pemkab Lamsel Gelar Operasi Pasar Murah 2025 hingga 30 Oktober 2025, Perdana di Natar
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) kembali menggelar Operasi Pasar Murah Tahun 2025, sebagai upaya menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Kegiatan tahap kedua ini resmi dibuka di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, pada Selasa (8/10/2025).
Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Lamsel Wahidin Amin mewakili Bupati Radityo Egi Pratama dalam sambutannya mengatakan, operasi pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan perindustrian (Disperindag) merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul di Desa Hajimena untuk membuka Operasi Pasar Murah Kabupaten Lamsel Tahun 2025. Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir langsung untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi,” ujar Wahidin.
Ia menjelaskan, pasar murah menjadi agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di Lamsel.
Kegiatan tahap kedua ini dilaksanakan mulai 8 Oktober hingga 30 Oktober 2025, dan menyasar 17 kecamatan di wilayah setempat.
“Tahap pertama telah kita laksanakan sukses pada bulan Maret lalu. Kini, tahap kedua dimulai dari Kecamatan Natar sebagai lokasi perdana, dan akan berlanjut secara bergilir hingga Kecamatan Rajabasa,” terang Wahidin.
Menurutnya, kegiatan pasar murah tidak sekadar kegiatan teknis, tetapi juga gerakan kolektif melawan ketimpangan harga serta bentuk solidaritas sosial antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Kita semua merasakan kenaikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, LPG, dan gula yang terus berfluktuasi. Kenaikan ini bukan hanya persoalan ekonomi, tapi juga menyangkut martabat hidup masyarakat kecil. Karena itu, kita hadir bukan hanya memberi simpati, tapi juga solusi nyata,” tegasnya.
Wahidin juga menyinggung kondisi nasional yang tengah menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim, krisis pangan global, hingga ketegangan geopolitik yang memengaruhi rantai pasokan pangan.
Pasar murah
dinas perdagangan
Lampung Selatan
Natar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
