Pembentukan Koperasi Merah Putih di Lampung Sudah Mencapai 88 Persen
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pemprov Lampung mencatat proses pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di provinsi ini hampir rampung.
Hingga 22 Juni 2025, sebanyak 2.334 koperasi telah mendapatkan surat keputusan (SK) pengesahan, atau setara 88,04 persen dari total target.
Sementara itu, masih ada 317 koperasi yang SK-nya belum terbit. Rinciannya, 6 koperasi di Kabupaten Way Kanan, 19 di Lampung Tengah, 60 di Lampung Timur, dan 232 di Tanggamus.
Data tersebut disampaikan oleh Fungsional Pengawas Koperasi Dinas Koperasi Provinsi Lampung, Amin S, dalam Kajian Fiskal Regional Triwulan I di Kantor DJPb Lampung, Selasa (24/6/2025).
“Lampung saat ini berada di peringkat kelima secara nasional untuk kecepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, karena sudah mencapai 88 persen,” ujarnya.
Amin optimistis seluruh SK badan hukum Koperasi Merah Putih di Lampung akan selesai sesuai target nasional, yakni 30 Juni 2025.
“Target yang ditetapkan pemerintah itu harus selesai pada 30 Juni 2025, Insya Allah tercapai. Launching-nya direncanakan 12 Juli, mudah-mudahan sudah 100 persen sesuai target,” tambahnya.
Ia menegaskan, seluruh 2.651 Koperasi Merah Putih yang dibentuk di Lampung nantinya akan difungsikan secara aktif untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.
“Sesuai dengan Instruksi Presiden dan surat edaran Menteri Koperasi, semua Koperasi Desa Merah Putih harus operasional. Nantinya akan dibina secara berkelanjutan oleh dinas terkait, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” jelas Amin.
Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pengelola koperasi, Kementerian Koperasi akan mengadakan pelatihan di tingkat provinsi, masing-masing tiga orang per provinsi. Selanjutnya, pelatihan akan dilanjutkan ke tingkat kabupaten/kota secara berkala.
Koperasi Merah Putih
Kajian Fiskal Lampung
DJPb Lampung
koperasi Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
