Ini Cara Gubernur Mirza Tingkatkan Investasi Lampung

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

16 April 2025 15:11 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Foto: Rima
Rilis ID
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Foto: Rima

RILISID, Bandarlampung — Investasi Lampung pada 2024 tak mampu mencapai target. Realisasinya hanya 74,54 persen. 

Atau realisasi investasi Lampung hanya Rp9,66 triliun sementara targetnya mencapai Rp12,96 triliun.

Menanggapi hal ini, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan dibawah kepemimpinannya akan tetap menggenjot masuknya investasi ke Lampung.

"Karena investasi ini berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Karena dengan adanya investasi, maka penyerapan lapangan kerja akan bertambah," kata Mirza, Rabu 16 April 2025 di Kantor Gubernur Lampung.

Namun Mirza mengungkapkan trobosannya untuk meningkatkan investasi Lampung pada tahun mendatang.

Salah satunya dengan menerapkan fokus pada investasi tingkatan kecil.

"Kita konsern investasi tingkatan kecil, kita ingin melakukan hilirisasi nilai tambah tapi bukan ditingkatkan pusat tapi di tingkat di kabupaten," kata Mirza.

Namun tentu akan di tinjau kembali jenis investasi yang cocok untuk di Lampung kedepannya.

"Yang jelas investasi itu yang nggak bisa dikelola oleh orang Lampung, yang tidak ada di Lampung, yang tidak menganggu ekonomi masyarakat Lampung," jelasnya.

Diketahui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Lampung, Intizam mengungkapkan persoalan yang membuat target investasi Lampung 2024 lalu tak capai 100 persen.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Gubernur Lampung

Rahmat Mirzani Djausal

Investasi Lampung

realisasi investasi

investasi Lampung 2024

investasi Lampung tak penuhi target

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya