Harga Plastik Melonjak, Disdag Bandar Lampung Imbau Pedagang Gunakan Kemasan Alami

Yudha Priyanda

Yudha Priyanda

Bandar Lampung

9 April 2026 16:37 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin.
Rilis ID
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin.

RILISID, Bandar Lampung — Dinas perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk kreatif beralih ke kemasan alami dalam menghadapi informasi kenaikan harga plastik yang mencapai 50 persen. 

Kepala Disdag Kota Bandar Lampung Erwin menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya rantai pasok bahan baku kimia di tingkat global akibat dari perang Iran-AS.

Ketergantungan terhadap impor tersebut membuat harga sulit dikendalikan di daerah.

“Kenaikan ini terjadi secara nasional, tidak hanya di Bandar Lampung. Rata-rata sudah mencapai 50 persen,” ujar Erwin, Kamis, (9/4/2026).

Ia mengatakan, dampak kenaikan tersebut cukup terasa bagi pelaku usaha.

Biaya tambahan untuk pengemasan membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual agar tetap bertahan.

“Biaya operasional meningkat, sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual kepada konsumen,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disdag melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) mulai mengedukasi pedagang agar mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.

Beberapa alternatif yang disarankan antara lain penggunaan daun pisang atau daun jati sebagai pembungkus makanan, serta beralih ke kantong kertas sebagai pengganti plastik.

Selain itu, pedagang juga diimbau untuk tidak memberikan kantong plastik secara berlebihan, sekaligus mendorong konsumen membawa tas belanja sendiri.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bandar Lampung

Harga Plastik

Disdag

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya