Kepala Bappeda Tri Umaryani Serukan Generasi Muda Lambar Jaga Budaya
Anton Suryadi
Lampung Barat
Dengan kemasan yang lebih baik, festival di Pekon Kenali ini berpotensi melangkah lebih jauh, bahkan menjadi magnet wisata budaya di tingkat internasional.
Pemerintah daerah melihat peluang besar ini. Selain sebagai hiburan dan pelestarian tradisi, acara budaya juga bisa mendorong sektor ekonomi kreatif masyarakat, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga pariwisata.
Tri Umaryani kembali menegaskan pentingnya kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya.
“Budaya ini adalah perekat bangsa. Kalau kita sendiri tidak bangga, bagaimana orang lain bisa menghargainya?” ungkapnya.
Ia menambahkan, generasi yang lahir di era digital harus tetap punya akar kuat.
"Teknologi boleh maju, tetapi jangan sampai memutus kita dari budaya. Justru kalian harus bisa menggabungkan keduanya,” pesannya kepada anak-anak muda.
Festival budaya ini akhirnya menjadi bukti bahwa tradisi Lambar masih tetap hidup.
Dengan dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan semangat generasi muda, warisan nenek moyang diyakini akan terus berdenyut dari masa ke masa.
Festival ini bukan hanya perayaan ulang tahun kabupaten, melainkan juga peneguhan identitas.
Lambar menegaskan diri sebagai daerah yang kaya tradisi, tak lekang oleh zaman, dan tetap relevan di tengah gelombang globalisasi. (*)
Lambar
Festival Budaya
skala Brak
Doktor Tri Umaryani
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
