Donna Sorenty Moza: Hilang Konsumen Nggak Rugi, Mau SBY-Prabowo Jadi Dirut Tak Ngubah Apa-apa
Arya Besari
Lampung Barat
“Debit air tidak cukup mengaliri dua kecamatan. Solusinya pipa baru, jaringan baru. Satu titik saja bisa Rp40 miliar.”
Di sisi lain, warga mempertanyakan alasan PDAM tetap menerima pendaftaran sambungan baru.
“Kalau memang nggak mampu mengaliri dua kecamatan, kenapa waktu itu semua pendaftar diterima,” tanya seorang warga.
Menanggapi hal itu, Donna mengatakan pihaknya sudah berkali-kali mengajukan proposal anggaran.
“Proposal berbundel-bundel nggak pernah berhasil. Ya udah, gue jalanin apa adanya.”
Akibat aliran PDAM mati total, warga harus membeli air galon untuk mandi, mencuci, hingga memasak.
“Dulu masih bisa numpang sumur tetangga. Sekarang semua bor sendiri. Capek kami,” kata Hesti.
Keluhan lain ikut mencuat, seperti meteran yang tidak pernah dibaca, nomor pengaduan tidak aktif, serta tagihan yang tetap berjalan.
“Bingung juga mau ngadu ke siapa. Pernah ketemu petugas di jalan minta perbaikan, tapi nggak ada respons,” ujar seorang warga.
Lan, warga lainnya, menegaskan air hanya mengalir ketika kasus menjadi viral.
PDAM Limau Kunci
Direktur PDAM
Donna Sorenty Moza
konsumen
Tambak Jaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
