Studi Turu ILP Diskes dan DPRD Pesawaran ke Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Sekwan Toto Sumedi Beri Tanggapan Ini
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
"Melalui studi tiru ini mudah-mudahan kita bisa segera mengimplementasikannya tahun ini," kata Media Apriliana, melalui sambungan telepon, Jumat (24/1/2025).
Ia menambahkan, beberapa Puskesmas di Kabupaten Pesawaran sudah mulai mengimplementasikan ILP, namun dalam pengkajian masih mempelajari penguatan lintas sektoral sampai ke desa, melalui Pustu dan Puskesdes.
"Kami juga harus bekerjasama dengan pemerintah desa dan kecamatan, dengan harapan implementasi ILP ini bisa segera diimplementasikan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal sampai ke desa untuk masyarakat," imbuh Media Apriliana.
Menurut narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut, pihaknya meminta permohonan dua orang pendampingan dari DPRD setempat untuk turut melakukan pendampingan studi tiru.
Namun, usulan dari ketua dewan yang berangkat itu tiga yakni Wakil Ketua I M. Nasir, Ketua Komisi IV Rinaldi dan satu anggota Komisi IV Lenida.
"Mereka bareng bertiga dari awal berangkat tanggal 20-22 Januari, karena menggunakan pesawat dan hotel sendiri, perjadin-nya juga sendiri, sedangkan kami kan naik bus," ujarnya .
Saat ditanya, pembiayaan perjalanan dinas bagi DPRD yang ikut kunker bersumber dari Diskes disangkalnya bahwa itu tidak ada.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Pesawaran Achmad Rico Julian menjelaskan, kunker tersebut kewenangan dari Wakil Ketua I M. Nasir selaku koordinator pada komisi IV.
Menurut Rico, masalah nanti mereka mau bawa siapa yang di utus yang penting ada budgetnya dan tidak masalah.
"Kalau masalah anggotanya yang ikut (Kunker,red) itu sudah kewenangan masing-masing komisi dan kewenangan koordinator, saya tahu karena saya yang menandatangani itu," kata Rico. (*)
DPRD Kabupaten Pesawaran
Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran
Studi Tiru ILP
Kunker Kendal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
