Hadapi Cuaca Ekstrem di Lampung, BPBD Tanggamus Siap Antisipasi Bencana
Adi Yulyandi
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Menghadapi potensi tanah longsor, banjir, air rob, angin kencang dan kebakaran hutan serta lahan, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, telah mempersiapkan diri dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanggamus Irvan Wahyudi mengatakan, langkah dan upaya siaga darurat bencana berdasarkan penetapan Surat Keputusan Bupati Tanggamus Nomor B.352/44/08/2024 tanggal 24 Desember 2024 tentang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Tanggamus Tahun 2024/2025.
Menurut Irwan, wilayah yang menjadi langganan rawan bencana di Kabupaten Tanggamus hampir semuanya memiliki potensi seperti di Kecamatan Bandar Negri Semuong, Semaka, Wonosobo, Kota Agung, Talang Padang, Ulu Belu, Naningan, Pulau Panggung, Cukuh Balak dan Kelumbayaan.
"Langkah yang kita lakukan yakni sosialisasi kepada masyarakat tentang kondisi bencana," kata Irwan, Kamis (23/1/2025).
Upaya lain juga dilakukan dengan melaksanakan kegiatan mitigasi struktural untuk mengantisipasi ancaman bencana dan menggandeng para relawan dalam penyebarluasan informasi.
Selain itu, berkoordinasi dengan Dinas/instansi terkait seperti TNI, POLRI maupun Instansi vertikal dalam upaya penanganan bencana.
BPBD juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC), melaksanakan kegiatan posko siaga bencana serta menyiagakan dan menyiapkan peralatan penanggulangan bencana
Memperhatikan kondisi cuaca sesuai peringatan dini yang bersumber dari BMKG, melakukan pemantauan debit sungai yang ada di wilayah Kabupaten Tanggamus.
"Apabila terjadi bencana, upaya tanggap darurat dilakukan dengan evakuasi, pendirian posko-posko pengungsi, mendistribusian bantuan logistik, menilai kerusakan dan melaksanakan pemulihan fasilitas umum," pungkas Kalak BPBD Tanggamus. (*)
Cuaca ekstrem
BPBD Tanggamus
antispasi
bencana alam
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
