Bergelimpangan! Tiap Hari Ada Unggas Mati Mendadak Milik Warga di Satu Gang Desa Bumijaya

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Lampung Selatan

22 Januari 2025 14:19 WIB
Daerah | Rilis ID
Petugas UPT Puskeswan Candipuro saat melakukan penyemprotan disinfektan di kandang unggas. Foto istimewa
Rilis ID
Petugas UPT Puskeswan Candipuro saat melakukan penyemprotan disinfektan di kandang unggas. Foto istimewa

RILISID, Lampung Selatan — Musim pancaroba, hewan unggas milik warga di Dusun II Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), banyak ditemukan mati Mendadak.

Meski antisipasi telah dilakukan, namun masih saja banyak unggas seperti ayam, bebek dan mentok yang mati tanpa sebab.

Budi (45) warga setempat mengaku, hewan yang matinya mendadak tersebut hampir setiap hari ada dan langsung dikubur begitu saja.

Atas tingginya jumlah hewan unggas yang mati mendadak, Budi mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasinya.

"Kami berharap ada solusi agar kematian unggas tidak merajalela dan merugikan warga," harap Budi, Rabu (22/1/2025). 

Terpisah, Kepala UPT Puskeswan Candipuro Murjoko membenarkan adanya ratusan unggas yang mati mendadak di Dusun Ii Desa Bumi Jaya.

Pihaknya juga sudah menerima laporan dan langsung memberikan penanganan di lapangan seperti penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin dan penyuluhan.

"Sudah kita ambil tindakan dengan membagikan desinfeksi ke 13 kelompok dan juga melakukan penyemprotan," kata Joko.

Joko mengaku belum bisa memastikan atas banyaknya unggas yang mati mendadak, hal itu karena tidak ada unggas mati yang bisa diambil sample atas kematiannya.

"Kalau ternaknya di dalam kandang, mudah-mudahan terhindar dari penyakit, tetapi kalau berkeliaran dan tinggalnya seperti di atas pohon itu yang rawan mati," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Unggas

mati mendadak

Bumijaya

Candipuro

Lamsel

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya