Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Petakan Masa Depan Desa
lampung@rilis.id
Lampung Selatan
Dalam diskusi, peserta juga mengaitkan potensi tersebut dengan berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Pendekatan praktik ini menegaskan bahwa perencanaan pembangunan desa yang baik tidak cukup disusun di atas meja, melainkan harus berangkat dari data lapangan dan pengalaman langsung warga.
Para narasumber menekankan pentingnya memastikan bahwa hasil pemetaan juga mempertimbangkan kelompok rentan, seperti rumah tangga miskin, perempuan, lansia, penyandang disabilitas, serta pemuda yang belum bekerja.
Hasil kerja kelompok kemudian dipresentasikan dan didiskusikan bersama, sehingga peserta dapat saling belajar antar-dusun.
Proses ini diharapkan menghasilkan gambaran awal potensi dan kebutuhan Desa Pasuruan secara lebih menyeluruh, sekaligus menjadi bahan penting dalam penyusunan RPJMDes, RKPDes, dan Musrenbang Desa.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Unila menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan desa berbasis praktik, partisipasi, dan inklusivitas, dengan keyakinan bahwa masa depan desa akan lebih kuat jika dirancang bersama oleh warganya sendiri. (*)
Agribisnis Unila
Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
