Warga Pontianak Sarankan Hasil Penemuannya Ini Dites untuk Obat Covid-19

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Pontianak

16 Maret 2020 13:30 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Pontianak — Penemu formula Formav-D asal Kota Pontianak, Fachrul Luthfi, mempersilakan pihak terkait untuk menguji coba temuan yang selama ini ia gunakan sebagai obat bagi penderita demam berdarah dengue ke pasien positif ataupun suspect COVID-19 di Kalimantan Barat.

"Di Cina sendiri, belum ada obat kimia untuk pasien Covid-19. Paramedis di Cina menggunakan obat tradisional bagi pasien virus corona ini," kata Lutfi di Pontianak, Senin (16/3/2020).

Menurut dia, selama belum ada obat untuk suatu penyakit, maka dapat menggunakan formula tertentu asalkan dari sisi jaminan kesehatan tidak bermasalah.

Ia melanjutkan, selama ini masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya sudah mengenal Formav-D untuk menyembuhkan pasien DBD dan tipes khususnya.

"Mungkin saja COVID-19 dengan Formav-D menjadi salah satu solusinya," ujarnya.

Lutfi bercerita, ia baru saja pulang dari Pulau Bali pada akhir Februari lalu setelah menginap selama lima hari. Pada hari ketiga, ia mengalami demam lalu batuk-batuk disertai dahak yang kental berwarna hitam.

Ia kemudian meminum Formav-D yang selalu dibawanya. Hasilnya, kata Lutfi, dirinya tak lagi demam dan batuk.

Ia pun siap jika memang Formav-D tersebut akan digunakan untuk pasien suspect atau positif Covid-19.

Lutfi menemukan formulasi untuk Formav-D pada 2006 secara tak sengaja. Pada tahun 2010 semakin banyak yang mengetahui Formav-D terutama untuk penyakit DBD dan tipes.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya