Warga Mesuji Resah, Dua Tahun Kabel Listrik Tidak Terpasang ke Tiangnya
Aripin
Mesuji
RILISID, Mesuji — Kabel listrik di wilayah Desa Bujung Buring Baru, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji kondisinya sungguh memprihatinkan. Meski sudah terlihat ada tiang listrik, namun kabel listrik itu masih diletakkan tidak beraturan. Bahkan terlihat menggunakan atau bambu, hingga menjuntai ke bawah hampir menyentuh tanah.
Warga pun resah dengan kondisi kabel listrik, yang tentu sangat membahayakan itu. Apalagi jika dimainkan oleh anak-anak. Berdasarkan pantauan Rilisid Lampung, Jumat (30/4/2021), belum ada upaya perbaikan sama sekali dari pihak terkait.
Setio (35) salah satu warga sekitar mengatakan, kondisi kabel listrik tersebut sudah sekitar dua tahun dibiarkan menggelayut.
“Meskipun ada tiang listrik yang sudah terpasang, namun tidak berfungsi karena kabelnya belum dipasang,” ujarnya.
Meskipun listrik dari PLN sudah tersalurkan ke semua warga, namun kabel listrik dari PLTD sebelumnya belum diga
ntikan dengan kabel milik PLN. Menurut Setio, PLN hanya mengganti KWH milik masyarakat seharga Rp2,5 juta per KWH.Setio berharap ada penambahan gardu listrik untuk menstabilkan arus listrik, karena arus listrik di desa tersebut biasanya tidak stabil pada sore dan malam harinya.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Mesuji segera melihat kondisi ini. Karena tiang listrik yang terpasang masih menggunakan penyangga dari bambu,” tambah Setio.
Kepala Desa Bujung Buring Baru Galih Santoso mengatakan, pihak desa sudah beberapa kali mengirim surat ke pihak PLN, bahkan sudah menyampaikan secara lisan ke Pemda Mesuji tentang jaringan intalasi PLN di desa itu.
“Padahal pada Januari lalu, rombongan forum kades dan Camat Tanjung Raya sudah ke rumah dinas bupati membahas masalah ini, namun belum ada perubahan,” keluhnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
