Warga Keluhkan Sampah Berserakan di Tepi Sungai Kebun Tebu
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Warga di Kecamatan Kebun Tebu, Lampung Barat mengeluhkan kondisi sungai yang tercemar sampah rumah tangga.
Tumpukan sampah di pinggiran sungai bahkan di dalam sungai, membuat warga di khawatir bisa menimbulkan bencana alam, seperti banjir dan lainnya.
Menurut seorang warga di perbatasan Pekon atau Desa Muara Jaya II dan Muara Baru, Kecamatan Kebun Tebu, Juwito (30) kepada Rilislampung.id mengatakan, warga kerap membuang sampah sembarangan, bahkan di sungai.
Tidak hanya di sungai-sungai saja, warga sekitar sering membuang sampah di pinggir jalan, sehingga menumpuk dan menyebabkan bau tak sedap.
"Saya berharap pemerintah daerah membuat aturan yang tegas. Sebab selama ini, masyarakat masih bebas membuang sampah tidak pada tempatnya," kata juwito, Minggu (7/2/2021).
Juwito mengaku di Kecamatan Kebun Tebu memang belum ada tempat pengelolaan sampah, atau lahan untuk pembuangan sampah.
"Hal ini harusnya jadi pemikiran pihak legislatif maupun eksekutif, untuk mencari solusi konkret menangani sampah yang sudah mencemari sungai serta di tempat-tempat umum," ungkap Juwito lagi.
Pemerintah maupun anggota DPRD pun diminta turun langsung untuk memeriksa keadaan sampah yang berserakan di Kecamatan Kebun Tebu.
“Saya sering menegur warga setempat maupun dari luar Kecamatan Kebun Tebu yang membuang sampah di pinggir sungai. Bahkan warga pernah membuat papan peringatan larangan, namun tulisan itu dirusak oknum tertentu,” tambah Juwito.
Dirinya berharap, Pemerintah untuk serius mengatasi masalah sampah yang ada di Kabupaten ini, khususnya di Kecamatan Kebun Tebu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
