Tagih Janji untuk Ayahnya, Nadia Mulya Datangi KPK

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

19 September 2018 17:30 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Instagram
Rilis ID
FOTO: Instagram

RILISID, Jakarta — Nadia Mulya, putri dari terpidana kasus dugaan korupsi dana talangan (bailout) Bank Century Budi Mulya, kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Kedatangannya untuk menagih janji KPK yang belum juga mengembangkan kasus Bank Century ke pelaku lainnya hingga saat ini.

"Ada beberapa berkas yang mau disampaikan. Sekaligus ya mungkin aku kesini sebagai pengingat aja bahwa memang kasus ini belum ada kemajuan, karena sampai dengan sekarang bapak saya sudah dipenjara hampir 5 tahun," katanya di gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Menurut Nadia, pemberitaan media asing Asia Sentinel yang menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalang di balik pencucian uang pembayaran pajak dan bailout Bank Century ini menjadi sindiran bagi KPK. 

Ia menilai, seharusnya pemberitaan asing tersebut mendorong KPK untuk kembali mengungkap kasus Century yang sempat heboh beberapa tahun lalu.

Ia memandang, pemberitaan Asia Sentinel seharusnya menjadi momentum agar mengingatkan KPK segera menuntaskan kasus ini mengingat sampai sekarang belum juga ada hasil.

"Menurut saya juga sebagai sebuah lembaga negara yang besar sampai-sampai ini mendapatkan dari pemberitaan dari media asing yang juga meragukan sendiri kemampuan KPK untuk menuntaskan kasus ini menurut saya sih buat tendangan yang cukup telak ya ke KPK," tegasnya.

Lalu terkait dengan pemberitaan Asia Sentinel yang meyebut SBY sebagai dalang kasus century, Nadya tak mau ambil pusing. 

Dikatakannya, terpenting harus menganut asas praduga tak bersalah.

"Kita juga menganut asas praduga tidak bersalah apalagi ini kan langsung menyentil menyebut nama mantan presiden jadi menurut saya kita harus dibuktikan dulu ini benar atau tidak. Kalau tidak benar ya artinya memang harus dipulihkan nama baik beliau tapi kalau memang benar harus dibuktikan baru namanya hukum di Indonesia itu itu nggak tebang pilih," kesal Nadia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya